Iberia Siapkan Penerbangan Khusus untuk Saksikan Gerhana Matahari Total!
Last updated: 12 Aug 2026
58 Views

Maskapai asal Spanyol, Iberia, menyiapkan penerbangan khusus IB1473 pada 12 Agustus 2026 untuk membawa penumpang menyaksikan gerhana Matahari total dari udara. Pesawat Airbus A321XLR akan berangkat dari Bandara Adolfo Suárez Madrid-Barajas pukul 18.45 waktu setempat dan terbang di atas wilayah Provinsi Palencia sebelum kembali ke Madrid. Nomor penerbangan IB1473 dipilih sebagai penghormatan terhadap tahun kelahiran astronom Nicolaus Copernicus, 1473.

Photo by Emilio Garcia
Penerbangan ini dirancang terbang pada ketinggian lebih dari 10.000 meter dengan jalur khusus yang melewati kawasan jalur totalitas. Posisi terbang tersebut dirancang agar penumpang dapat mengamati gerhana dari atas lapisan awan, sehingga mengurangi potensi gangguan tutupan awan dan kondisi atmosfer yang dapat menghambat pengamatan dari darat.

Photo by Victor de Dompablo
Selain membawa penumpang, penerbangan IB1473 juga menjadi bagian dari kegiatan penelitian. Tim peneliti dari Shelios Project yang dipimpin astronom Miquel Serra-Ricart akan melakukan pengamatan terhadap korona Matahari, yaitu lapisan terluar atmosfer Matahari yang biasanya sulit diamati karena cahaya terang dari permukaan Matahari. Kondisi gerhana total akan membuat korona terlihat lebih jelas saat piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Kondisi gerhana juga memungkinkan pengamatan terhadap sejumlah objek langit lain seperti Venus, Merkurius, dan bintang-bintang di sekitar Matahari.

Photo by egil sjøholt
Gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026 akan melintasi Greenland, Islandia, Spanyol bagian utara, dan sebagian Portugal, sementara wilayah lain di Eropa dapat menyaksikan gerhana sebagian. Bagi Spanyol, fenomena ini menjadi peristiwa astronomi penting karena merupakan gerhana Matahari total pertama yang dapat diamati dari daratan utama negara tersebut sejak 1905. Iberia juga akan menyiarkan momen gerhana dari dalam pesawat melalui media sosial menggunakan konektivitas Starlink, sehingga fenomena tersebut dapat disaksikan oleh masyarakat yang tidak berada di dalam penerbangan.
Related Content

Akmal Maulana Purwanto

