Share

Oman Punya Destinasi Ad Dhahirah yang Kaya Sejarah dan Alam

Last updated: 2 Jul 2026
27 Views
Photo by Joyce EL hage
Saat membicarakan wisata di Oman, banyak wisatawan biasanya langsung teringat Muscat, Nizwa, atau Wahiba Sands. Padahal, di bagian barat laut negara ini terdapat Ad Dhahirah, sebuah kegubernuran yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, dan lanskap alam yang beragam. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi sehingga sejak dahulu menjadi jalur penting yang menghubungkan Oman dengan negara-negara tetangganya. Ad Dhahirah selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, kawasan ini juga menjadi destinasi yang cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan alam, wisata budaya, hingga perjalanan darat (road trip).
 
Photo by HASHTAG SINGH
Photo by HASHTAG SINGH
 
Salah satu daya tarik utama Ad Dhahirah di Oman adalah Situs Arkeologi Bat, yang menyimpan peninggalan permukiman dan nekropolis dari milenium ketiga sebelum Masehi. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu situs Zaman Perunggu paling lengkap dan terawat di dunia, sehingga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain itu, di Al-Ayn wisatawan dapat menemukan makam batu berbentuk sarang lebah (beehive tombs) yang dibangun dengan teknik susunan batu tanpa perekat. Struktur berusia lebih dari 4.000 tahun ini masih berdiri kokoh hingga sekarang, dan menjadi salah satu ikon sejarah Oman. Keberadaan daya tarik tersebut telah diakui dunia melalui penetapan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1988.
 
Photo by Eslam Mohammed Abdelmaksoud
Photo by Eslam Mohammed Abdelmaksoud
 
Perjalanan ke Ad Dhahirah terasa belum lengkap tanpa singgah di Ibri, kota terbesar sekaligus pusat pemerintahan wilayah ini. Ibri memiliki sejumlah bangunan bersejarah seperti Ibri Fort dan Al Sulaif Fort yang menjadi saksi perkembangan kawasan sejak berabad-abad lalu. Selain benteng, wisatawan juga dapat mengunjungi Ibri Souq untuk menemukan berbagai produk khas Oman, mulai dari kurma, madu lokal, rempah-rempah, hingga kerajinan tangan yang masih mempertahankan nuansa pasar tradisional. Letak Ad Dhahirah yang strategis turut menjadikannya bagian penting dalam perjalanan darat menjelajahi Oman. Perjalanan dari Muscat menuju Ibri dapat ditempuh melalui jalan raya yang membelah pegunungan dan gurun, dengan waktu sekitar tiga jam menggunakan kendaraan SUV atau 4WD.
 
Photo by Aleks Michajlowicz
Photo by Aleks Michajlowicz
 
Ad Dhahirah tidak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga menawarkan bentang alam yang beragam yang memperkaya pengalaman wisatawan. Wilayah ini menjadi salah satu pintu masuk menuju Rub' al Khali atau Empty Quarter, hamparan gurun pasir terbesar di dunia yang membentang melintasi beberapa negara di Semenanjung Arab. Selain itu, terdapat Wadi Damm, sebuah ngarai yang dikelilingi tebing batu dengan kolam air alami berwarna hijau toska, yang menjadi favorit bagi wisatawan untuk melakukan trekking ringan, berenang, maupun sekadar menikmati suasana alam yang tenang. Bagi pencinta aktivitas luar ruang, kawasan pegunungan Western Hajar juga menghadirkan jalur pendakian, panorama lembah berbatu, serta lokasi stargazing yang ideal karena minim polusi cahaya. Langit malam di kawasan ini bahkan sering menjadi incaran fotografer untuk mengabadikan keindahan galaksi Bima Sakti.

Related Content
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi and Kebijakan Kukis